Sabtu, 14 November 2015

5 Cara Tetap Aman Saat Online Versi Facebook














Dengan jumlah pengguna aktif lebih dari 1,49 miliar per bulan, Facebook merasa punya tanggung jawab untuk menjaga keamanan penggunanya selama online. Karena itu mereka merilis tips agar pengguna dapat tetap aman selama Facebookan.

"Karena banyak orang yang berinteraksi dengan Facebook begitu sering. Kami lantas berpikir bagaimana Facobook dapat membantu peningkatan literasi keamanan secara keseluruhan di internet," ujar Melissa Luu-Van, Facebook Security Product Manager kepada Business Insider.

Adapun 5 cara tetap aman saat online versi Facebook sebagai berikut:

1. Menggunakan Password yang Baik
Banyak pihak selalu menyarankan untuk membuat password yang unik dan kuat. Tapi sayangnya banyak orang yang tidak mengindahkan anjuran tersebut.

Pasalnya bila harus mengingat banyak password untuk semua akun yang dimiliki tentu terasa sulit. Tapi di lain sisi, memiliki satu password untuk banyak akun tidak dianjurkan karena lebih rentan keamananya.

Luu-Van menyarankan untuk menggunakan password panjang agar tidak ada orang lain yang dapat menebaknya selain Anda sendiri. Atau dapat pula menggunakan Password Manager.

2. Verifikasi Login
"Anda harus menambahakan lapisan ekstra untuk memproteksi keamanan akun," ujar Luu-Van.

Disarankan untuk memanfaatkan fitur two-step verification. Sehingga terhindar dari orang yang tidak bertanggung jawab mengakses akun Anda m.

3. Permission
Mungkin Anda ingat setiap kali menginstal aplikasi, muncul kotak yang berisi permintaan izin untuk mengakses semua informasi. Terkadang karena cuek dan ingin cepat kita langsung memberi izin.

Padahal, menurut Luu-Van hal tersebut dapat mendatangkan bahaya. Karena itu Anda harus mulai menperhatikan dan mengecek apa saja yang telah diberikan akses informasi.

Hapus yang sekiranya tidak perlu atau sudah tidak terpakai. Agar pihak lain tidak dapat mengakses informasi tentang Anda meski aplikasinya telah tidak digunakan.

"Kami berharap orang makin terbiasa untuk meninjau informasi yang mereka bagi kepada aplikasi," ungkap Luu-Van.

4. Kontak Penting
Saat mendaftar di sebuah akun, kita disodorkan pertanyaan email dan nomor kontak yang nantinya digunakan untuk mengirimkan kode bilamana lupa password.

Luu-Van menyarankan untuk mengisinya dengan data tersebut dengan sebenar-benarnya. Agar informasi seperti kode pengganti password dapat terkirim ke pemiliknya dan bukan kepada orang lain.

5. Ahli Waris
Tips ini sedikit mengerikan tapi memang cukup penting. Luu-Van menyarankan untuk memastikan ada seseorang yang dapat mengelola akun digital setelah Anda wafat.

"Apakah Anda ingin orang lain dapat mengakses akun dan mengelolanya dengan mengatasnamakan Anda? Tentu tidak bukan, karenanya Anda harus mencari orang yang terpercaya untuk mengelolanya bila terjadi sesuatu pada Anda," pungkas Luu-Van.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar